Hukum, Umum  

13 Siswa SMAN 2 Lamongan Diduga Keracunan Makanan, Sebagian Dilarikan ke Rumah Sakit

Foto Istimewa

SURABAYAHEBAT.COM – Sebanyak 13 siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 2 Lamongan mengalami gejala mual, pusing, dan muntah pada Rabu (17/9/2025). Insiden ini diduga akibat keracunan makanan. Dari jumlah tersebut, 10 siswa dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Nasrul Ummah, satu siswa dirujuk ke RS Permata Hati, sementara dua siswa lainnya dibawa pulang oleh orang tua mereka untuk dirawat secara mandiri.

Salah satu guru SMAN 2 Lamongan, Anggraeni, membenarkan kejadian ini saat menjenguk para siswa. Pihak sekolah, kata Anggraeni, langsung mengambil tindakan cepat dengan membawa para siswa ke fasilitas kesehatan tanpa berspekulasi mengenai penyebab pasti gejala yang dialami.

“Mengalami pusing, mual, terus sampai muntah. Kami tidak berspekulasi karena kami bukan dokter. Maka langsung kami bawa ke RS Nasrul Ummah,” jelasnya.

Baca Juga  Musim Haji 2026: Lebih dari 1,7 Juta Jemaah Padati Tanah Suci, Pengguna Makkah Route Meningkat Pesat

Gejala awal diketahui sekitar pukul 14.30 WIB. Penanganan cepat langsung dilakukan oleh pihak sekolah. Hingga pukul 15.38 WIB, tercatat masih ada tiga siswa yang berada di RS Nasrul Ummah untuk mendapatkan perawatan intensif.

Dugaan Asal Makanan Beragam
Menanggapi kemungkinan penyebab, Anggraeni menjelaskan bahwa para siswa mengonsumsi berbagai jenis makanan, baik dari kantin, koperasi sekolah, maupun dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disediakan untuk seluruh siswa.

“Ketika kami tanya, jawabannya beragam. Ada yang jajan di kantin, ada yang di koperasi, ada juga yang makan jatah MBG. Tapi kami tidak bisa menyimpulkan apapun karena bukan kapasitas kami,” ujarnya.

Pihak sekolah memastikan bahwa kondisi kesehatan seluruh siswa saat ini sudah membaik dan telah mendapatkan penanganan medis secara intensif. Pemantauan terus dilakukan oleh pihak rumah sakit, dan sekolah juga berkoordinasi dengan orang tua serta instansi terkait untuk memastikan pemulihan berjalan optimal.

Baca Juga  Komitmen TJSL TPS Berlanjut, Program Kurban Jangkau Masyarakat Sekitar Pelabuhan

“Alhamdulillah, sekarang sudah sehat semua. Kami terus pantau dan berkoordinasi dengan pihak rumah sakit dan orang tua siswa,” tutup Anggraeni. (EPM)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News