Hanya tiga menit kemudian, Persija mendapat penalti setelah wasit menganggap Sandi Samosir dilanggar oleh Yohanes di kotak penalti.
Syahrian Abimanyu maju sebagai eksekutor tetapi tembakannya ke arah kiri tengah kiper ditahan oelh penjaga gawang Andhika Ramadhani
Tembakan follow up jarak dekat Rio Fahmi ke gawang kosong kemudian masih melambung tinggi.
Persija benar-benar mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-29.
Gol bermula dari penetrasi Firza Andika di sisi kiri. Ia mengirim umpan tarik ke arah tengah.
Bola mencapai kaki Riko Simanjuntak. Dengan sekali kontrol, Riko kemudian melepas tembakan kaki kiri yang menjebol gawang Andhika.
Skor 1-1 bertahan hingga akhir babak pertama.
Baru 10 menit babak kedua berjalan, Persebaya Surabaya kembali unggul.
Ze Valente merobek gawang Andritany dengan tembakan terukur kaki kirinya dari luar kotak penalti.
Bola sempat mengenai tangan sang kiper Persija tetapi tetap masuk. Skor 2-1 bagi sang tuan rumah.
Para pemain Persebaya kemudian berupaya mengatur tempo laga dan organisasi permainan.
Namun, Persija kembali menyamakan kedudukan.
Gol hadir dari tembakan pemain pengganti Aji Kusuma setelah si kulit bundar sempat memantul di depan gawang Persebaya.
Kiper Andhika sebenarnya sempat melakukan penyelamatan tetapi bola bergulir di bawah badannya dan menggelinding menyeberang garis gawang pada menit ke-72.

Skor 2-2 memasuki seperempat akhir laga.
Serangkaian pergantian lalu dilakukan kedua tim.
Memasuki menit ke-80, Persebaya mendapatkan skenario counter attack 4 versus 2 pemain bertahan Persija.
Akan tetapi, Ze Valente yang menggiring bola telat memberikan bola sehingga kawan yang ia tuju dengan operannya telah berada di posisi offside.
Hingga akhir pertandingan kedua tim tidak mampu mencetak gol. Pertandingan terpaksa berhenti di menit 90 karena suporter menyalakan flare untuk merayakan Anniversary Persebaya ke-96.






