Spirit Kebaikan Warnai Puluhan Karya Lukisan

Art Exhibition Art-i #2

SURABAYA – Berkumpulnya guru seni budaya pada Juli 2021 telah melahirkan sebuah kelompok atau komunitas seni bernama Art-i. Selama terbentuk dua tahun itu, mereka telah menggelar dua kali pameran. Pameran kedua digelar selama sepekan ini di Galeri Merah Putih, kompleks Balai Pemuda.

Art-i di sini punya dua makna yang dalam. Makna pertama adalah seni yang memberi arti. Sementara itu, makna lainnya lebih idealis. Huruf  i di akhir yang ditulis terpisah tersebut dimaknai dengan arti aku. Itu diambil dari bahasa Inggris. Dari sana, aku diartikan sebagai setiap anggota kelompok tersebut punya arti masing-masing.

Art-i juga bisa diartikan sebagai Idealisme masing masing anggota kelompok Art-i yang merupakan guru seni budaya.” Ujar Ketua Art-i Budi Santoso menjelaskan makna nama komunitas itu. Namun dia menambhakan bahwa secara utuh, Art-i juga bisa diartikan sebagai makna kehidupan.

Komunitas tersebut dibentuk sebagai sarana ekspresi dan kreatifitas para guru seni budaya. Juga cara mereka untuk bisa menginspirasi anak didik, Salah satunya lewat berpameran.

Seni adalah bahasa universal yang tidak mengenal batas. Seni juga adalah ekspresi paling kuat yang dapat membangkitkan banyak emosi, pemikiran, dan inspirasi berbeda pada orang-orang. Tiap orang dapat berbeda persepsi dalam memandang sebuah karya seni. Namun tidak ada yang salah dalam setiap persepsi tersebut.

 

 

Konsep inilah yang ingin ditampilkan pada pameran seni lukis “ART-i #2”, pameran yang menampilkan karya seni para tenaga pendidik dan pengajar dari sekolah-sekolah di Kota Surabaya.

Pameran yang diadakan mulai tanggal 1 hingga 7 November 2023 di Galeri Merah Putih Balai Pemuda Surabaya ini diikuti 16 peserta yang merupakan guru di semua tingkatan pendidikan,  mulai TK, SD, SMP hingga SMA di Kota Surabaya.

“ART-i #2” merupakan pameran lukisan yang tidak hanya menonjolkan kemampuan kreatif para seniman namun juga mengungkap bakat seni terpendam para pendidik. Meskipun dikenal sebagai pendidik yang berdedikasi, peserta pameran  juga merupakan seniman berprestasi yang telah menyumbangkan karya seni yang menarik.

Pameran “ART-i #2” juga merupakan kesempatan bagi para tenaga pendidik ini untuk memperlihatkan dunia seni yang ada di luar peran pengajar mereka. Ini adalah saat ketika mereka merdeka dalam ekspresi diri mereka melalui kanvas dan kuas.

Pameran ini menampilkan keberagaman seni dalam berbagai bentuknya. Kita akan menyaksikan beragam gaya seni. Setiap karya seni adalah jendela ke dalam dunia seni pengajar ini, yang sering kali tersembunyi di balik ruang kelas.

Pameran “ART-i #2” juga memperlihatkan hubungan erat antara seni dan pendidikan. Seni adalah alat yang kuat dalam proses pembelajaran. Karya para peserta merepresentasikan bahwa seni tidak hanya merupakan sarana untuk mengungkapkan diri, tetapi juga alat untuk mengajarkan dan memahami berbagai konsep dan emosi. Kreativitas dan imajinasi adalah kunci pembelajaran yang mendalam dan bertahan lama.(SB2)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News