Umum  

Jalur Wisata Jawa-Bali Diprediksi Padat saat Lebaran 2026, Polri Beri Peringatan

Ilustrasi - Foto Dok

SURABAYAHEBAT.COM – Korlantas Polri mengingatkan potensi kepadatan arus kendaraan menuju berbagai destinasi wisata selama libur panjang Lebaran 2026. Kepadatan diperkirakan terjadi di sejumlah jalur utama, khususnya di Pulau Jawa hingga Bali.

Peringatan tersebut disampaikan Kepala Korlantas Polri, Agus Suryonugroho. Ia menegaskan pentingnya pengaturan arus lalu lintas secara ketat, terutama di jalur-jalur menuju kawasan wisata yang diprediksi mengalami lonjakan kendaraan.

“Ada pengaturan kendaraan yang harus diprioritaskan. Yang ke Surabaya, yang ke Kediri, itu ada rel sepur juga, di Bali, di Legian juga begitu,” ujar Agus saat ditemui di KM 29 Tol Jakarta-Cikampek, Minggu (22/3/2026).

Menurutnya, sejumlah wilayah di Jawa Tengah juga berpotensi mengalami kepadatan signifikan, khususnya kawasan wisata yang ramai dikunjungi masyarakat selama libur Lebaran.

Baca Juga  Purbaya Yudhi Sadewa Klaim Restitusi Pajak ke Pengusaha Tembus Rp361 Triliun pada 2025

Ia menyebut wilayah Solo Raya hingga Karanganyar sebagai titik rawan kemacetan. Selain itu, kawasan Semarang Raya seperti Ungaran dan Salatiga juga diperkirakan mengalami peningkatan volume kendaraan.

“Jawa Tengah, Solo Raya, dan Semarang Raya itu padat sekali. Jadi Ungaran, Salatiga termasuk nanti Karanganyar itu yang menuju ke tempat wisata itu pasti padat,” jelasnya.

Sebelumnya, Kapolri Listyo Sigit Prabowo juga mengingatkan pentingnya aspek keselamatan bagi para pengunjung tempat wisata, terutama di lokasi wisata air.

Ia meminta pengelola destinasi wisata memastikan standar keamanan terpenuhi, termasuk penyediaan alat keselamatan dan pengaturan kapasitas pengunjung selama libur Lebaran.

“Tolong betul-betul dipastikan untuk keselamatan para masyarakat yang akan melaksanakan kegiatan wisata. Khususnya di wisata air,” ujar Kapolri.

Baca Juga  Persebaya Takluk 0-3, Tavares Soroti Turunnya Mental Saat Tertinggal

Selain itu, pengelola wisata juga diimbau untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung dengan manajemen yang baik guna menghindari potensi risiko kecelakaan.

Dengan meningkatnya mobilitas masyarakat selama libur Lebaran, sinergi antara petugas, pengelola wisata, dan masyarakat dinilai penting untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas sekaligus memastikan keselamatan bersama. (ZSP)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News